Network Sharing di Xubuntu 7.10
Seminggu ini lagi "ngudel-udel" 30 pc bekas, sumbangan sebuah perusahaan yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah di jabodetabek. Perusahaan tersebut lagi upgrade semua pc, jadi pc yang lama disumbangkan. 30 pc tersebut memiliki spesifikasi hardware rendah, Intel P 3 dengan ram 128.
Setelah sepakat bahwa semua aplikasi harus menggunakan FOSS. Pilihan jatuh pada distribusi GNU/Linux Xubuntu 7.10. Alasannya, kernel linux sudah memadai untuk mendukung perangkat keras jaman lawas
. Dukungan komunitas banyak, dalam arti mudah untuk mencari tutorial di internet jika mengalami kendala.
Alasan lain, GNU/Linux Xubuntu varian dari Ubuntu dengan menggunakan Xfce 4 desktop environment versi 4.4.1. Sedangkan file manager menggunakan Thunar versi 0.8.0. Keduanya ini handal bisa berjalan optimal meskipun untuk spesifikasi hardware rendah.
Namun, Thunar file manager versi 0.8.0 mempunyai kelemahan. Belum memiliki fasilitas membaca file manager komputer lain yang ada dalam satu jaringan.
Dukungan komunitas ubuntu memang teruji, saya mendapatkan begitu mudah mencari solusi blognya kang pegelinux.
Langkah yang dilakukan :
- Install paket samba, fusesmb, dan winbind melalui synaptic atau terminal.
- Edit file smb.conf yang berada di /etc/samba/smb.conf, rubah “Workgroup=MSHOME” sesuaikan dengan nama workgroup komputer. Apabila Anda ingin mensharing public folder tanpa autentikasi seperti halnya Share Document pada Windows, ubah baris “; security = user” menjadi “security = share“.
- Edit file nsswitch.conf pada /etc/nsswitch.conf, tambahkan wins pada baris host (host : files wins dns).
- Edit file modules pada /etc/modules, tambahkan fuse (kalau sudah ada, tidak perlu di edit lagi)
- Aktifkan “Allow use of fuse file systems like LTSP” dengan masuk ke System – Users and Groups. Pada Username Properties – User Privileges tab.
- Buka terminal dan buat sebuah folder yang akan dimount untuk network, misal /media/tetangga. sudo mkdir /media/tetangga, atur hak aksesnya sudo chmod 777 /media/tetangga, sudo chown username:fuse /media/tetangga (username isi dengan username Anda)
- Masuk ke Setting – Autostarted Application, Tambahkan applikasi dengan nama dan deskripsi terserah, yang penting adalah command berikut “fusesmb /media/tetangga” (sesuai mountpoint yang dibuat sebelumnya)
- Buka Thunar file manager, drag atau pindahkan untuk membuat shortcut dari mountpoint (/media/tetangga) ke tempat shortcut yang tersedia di kolom sebelah kiri.
- Reboot komputer. Atau buka terminal untuk restart samba, “sudo /etc/init.d/samba restart“. Logout kemudian login lagi.
Maka komputer bisa membaca komputer lain yang ada dalam satu jaringan. Sehingga proses network sharing bisa dilakukan.
- Uncategorized | Time: 06:55 (UTC+8)




tambah canggih ae mas iki rek :)
Comment by dudi — June 28, 2008 @ 17:19
ngenteni distro gawenane roim
Comment by Indra Wahyudi — June 30, 2008 @ 17:47
ckkk..ckkkk…salut tenan aku bos ambek awakmu…salam enthis bose..
Comment by koti — July 12, 2008 @ 03:29
Terima kasih Roim. Wah, ternyata komputer jebot masih bisa dimanfaatkan nih.
Baru tahu dirimu ngblog disini
Comment by Herman — July 23, 2008 @ 05:02