May 21, 2008

Ibook Full Ubuntu

Akhirnya keturutan juga punya komputer sendiri emoticon. Ibook G3 600 MHz saya beli setelah dapat info dari Wandi di blognya macnoto.

Saya memilih linux sebagai sistem operasi yang digunakan. Alasannya sederhana, karena tidak punya uang untuk beli lisensi mac os. Dan pilihan jatuh pada ubuntu, sederhana juga alasanya. Yaitu Ubuntu support untuk mac powerpc, banyaknya dukungan komunitas ditandai dengan mudahnya mencari informasi lewat google, terpikat dengan filosofi ubuntu "linux for human being".

Ibook G3 600 MHz dual usb merupakan produk dari apple yang bisa menggunakan distribusi linux Ubuntu sebagai sistem operasinya. File image bisa diperoleh dengan mudah, karena Ubuntu telah menyediakannya, meskipun sudah tidak menyediakan mirror.

Ditemani Dudi instalasi Ubuntu 8.04 terasa lebih mudah. Informasi awal cara instalasi saya peroleh dari blognya diki.

  1. Memasukkan LiveCD Ubuntu 8.04 for powerpc ke cd room.
  2. Restart notebook sambil menekan huruf C pada keyboard.
  3. Ubuntu 8.04 akan berjalan diatas LiveCD. Semua perangkat keras terdeteksi dengan baik, termasuk airport, dan sound. Namun masih ada masalah yang muncul yaitu resolusi yang tidak sesuai (800×600), ditandai dengan munculnya 2 tampilan Ubuntu. Dengan yakin proses tetap saya lanjutkan, pasti ada solusi yang bisa dicari … lirik dudi. 
  4. Pada proses partisi, ada 4 partisi yang tidak bisa dihapus. Saya tetap melanjutkan tanpa menghapus ke empat partisi berikut ini. /dev/hda1 Applepartitionmap Apple (31.5k)  Partition map, /dev/hda2 AppleDriverATA Macintosh (32.0k)  Unknown, /dev/hda3 AppleDriverATA Macintosh (32.0k)  Unknown, /dev/hda4 ApplePatches Patch Partitisi (256.0k)  Unknown.
  5. Membuat partisi baru seperti berikut ini. /dev/hda5 AppleBootstrap  (122.1M) NewWorld bootblock, /dev/hda6 AppleUNIXSVR2 untitled (6.5G)  Linux native, /dev/hda7 AppleUNIXSVR2 swap (732.4M)  Linux swap, /dev/hda8 AppleUNIXSVR2 untitled (6.7G)  Linux native. Partisi /dev/hda6 sebagai root/file system (/), partisi /dev/hda7 sebagai swap area dan partisi /dev/hda8 sebagai data (/home)
  6. Proses instalasi dilanjutkan sampai selesai, livecd dikeluarkan dan restart.

Mengatur resolusi menjadi 1024×768

Informasi cara mengatur resolusi saya peroleh di Forum Ubuntu.

1. Edit file xorg.conf
   roim@roim:~$ sudo vim /etc/X11/xorg.conf

Section "Device"
    Identifier    "Configured Video Device"
    BusID        "PCI:0:16:0"
    Option        "UseFBDev"        "true"
    Option        "Display"    "Mirror"
    Driver        "ati"    
EndSection

Section "Monitor"
    Identifier    "Color LCD"
    Option        "DPMS"
    HorizSync    28-51
    VertRefresh    43-60
EndSection

Section "Screen"
    Identifier    "Default Screen"
    Device        "ATI Technologies Inc Rage Mobility M3 AGP 2x"
    Monitor        "Color LCD"
    DefaultDepth 16
    SubSection "Display"
        Depth 16
        Modes "1024×768"
    EndSubSection
EndSection

Section "ServerLayout"
    Identifier    "Default Layout"
    Screen        "Default Screen"
    InputDevice    "Synaptics Touchpad"
    Option    "MergedFB"    "true"
EndSection

2. Restart komputer.
3. Lakukan perubahan pada screen resolution menjadi 1024×768. System – Preference – Screen Resolution

 

4. Tekan Apply dan keep setting. Akhirnya tampilan resolusi bisa normal.

 

Dan Ibook saya pun full menggunakan Ubuntu untuk kegiatan sehari-hari, tenang karena menggunakan perangkat lunak legal dan tidak diributkan dengan virus, MERDEKA beneran. Tapi gimana ya caranya klik kanan tanpa mouse dan cara membuka cdrom ? hahahhaha

6 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://kosong.blogsome.com/2008/05/21/ibook-full-ubuntu/trackback/

  1. Hehehe ikatan batin nih, tadi malem baru download 8.04-dvd yg i386 dan amd64 baru coba di Parallels Desktop.

    Rightclick? hahahaha Ctrl+Click ga bisa? Eject DVD ga bisa dari console? Bisa sih bawa2 colokan paperclip. Lubangnya ada kok di DVDROM nya.

    Gluck Bro!... Enjoy your new toy and (of course Ubuntu).

    *saya malah mau coba macho ngetes debian4.0r3 4dvd itu nyaingin pak Andika :D

    Comment by macnoto — May 22, 2008 @ 01:07

  2. aku tukokno lek…

    Comment by uconk — May 22, 2008 @ 12:17

  3. roim sakit. lha ibook kok dipasangi mac. kekekeke, dualboot dong dualboot jess…

    di adi… masih ada gak ibooknya? kasih harga miring dong :D

    Comment by dudi — May 22, 2008 @ 12:24

  4. macnoto

    heheheh sudah ketemu cara klik kanan, yaitu tinggal tekan F12.
    kalau untuk membuka cd/dvdrom menggunakan console, kasih perintah eject, maka otomatis cd/dvdrom terbuka

    uconk

    tak tukokno sam, tapi utangono hahahha

    dudi

    bukan sakit dud, tapi karena hdd cuman 15 G dan gak punya duit buat beli lisensi macos

    Comment by roim — May 23, 2008 @ 05:43

  5. selamat im, tetap berada di jalan yg benar :D

    Comment by dheche — May 24, 2008 @ 16:51

  6. dheche

    jalanku dari dulu sudah bener che hahahaha

    Comment by roim — May 25, 2008 @ 11:07

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>