May 26, 2007

Banjir di Kapuk Jakarta Utara

 

Ngungsi 

Banjir di Kapuk, Jakarta Utara, Februari 2007 kemarin, tidak membuat aktifitas masyarakat terhenti. Tampak satu keluarga memanfaatkan gerobak untuk mengangkut barang dan anak.

May 5, 2007

Candra Naya

candra naya 

Candra Naya merupakan bagunan kuno beraksitektur cina, terletak di Jalan Gajah Mada 188, Jakarta Barat. Dari luar bangunan ini tidak dapat dilihat karena tertutup pagar seng. Harus naik ke jembatan penyeberangan halte busway olimo, baru bisa melihat bangunan ini dengan leluasa.

Memilukan saat melihat bangunan kuno Candra Naya, tampak tidak terurus. Berada di bawah, "dikangkangi" oleh bangunan pencakar langit yang terhenti pengerjaanya karena terkena krisis ekonomi 1997. Candra Naya merupakan bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh UU No. 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya. Pada tahun 1972 Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin mengeluarkan SK perlindungan bangunan cagar budaya dan diperkuat oleh SK Mendikbud tahun 1988.

Candra Naya dibangun pada abad ke 18 oleh saudagar dari kota Tegal, Khouw Kim An. Sampai dengan tahun 1992, bangunan ini masih digunakan sebagai gedung sekolah. Disamping itu, berbagai moment sejarah pernah tertoreh di candra naya. Pada 1946 berdiri Perhimpunan Sinar Baru (Sin Ming Hui) yang bergerak di bidang sosial, memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seperti sekolah umum, pendidikan fotografi dan klub bridge. Lembaga Fotografi Candra Naya dikenal secara luas sebagai tempat pendidikan yang menghasilkan fotografer-fotografer ternama Indonesia saat ini. Candra Naya juga berperan dalam sejarah pendidikan. Pada awalnya, pendirian Universitas Tarumanagara dibicarakan di gedung ini, termasuk RS Sumber Waras.

Candra Naya kini tergolek lemah tak terurus, sebagai fungsi sosial telah tercabut. Tak berdaya dan terpenjara oleh laju perubahan zaman.   

May 3, 2007

Kulit Gedung

kulit gedung 

"Maaf Ada Pembersihan Kulit Gedung" kalimat tersebut saya lihat tertulis pada papan plat besi dengan tinggi kurang lebih satu meter. Maksud kalimat tersebut adalah pemberitahuan jika ada pembersihan permukaan luar dinding gedung Indosat di bilangan Monas, Jakarta.

May 1, 2007

May Day

waria demo 

Ribuan orang dari berbagai organisasi masyarakat dan serikat buruh memperingati Hari Buruh 1 Mei 2007 (May Day) di depan Istana Negara, Jakarta. Berbagai tuntutan kepada pemerintah disampaikan.

Salah satu kelompok masyarakat yang rentan terhadap perlakuan diskriminatif adalah kelompok waria, lesbian, gay, biseksual, transgender atau transseksual (LGBT). Pada peringatan tersebut, 3 organisasi masyarakat yang memperjuangkan hak-hak LGBT yaitu Arus Pelangi, Yayasan Srikandi Sejati dan Forum Komunikasi Waria mendesak pemerintah untuk :

  1. memberikan kesempatan kerja yang seluas-luasnya bagi kelompok LGBT, terutama kelompok waria
  2. menghapuskan segala bentuk peraturan yang diskriminatif terhadap LGBT
  3. menghilangkan stigma-stigma negatif yang berkembang di dalam masyarakat berkaitan dengan keberadaan LGBT dengan melakukan affirmative action dan propaganda konstruktif
  4. memberikan penyuluhan kepada employer akan pentingnya pemberian kesempatan kerja yang sama kepada LGBT
  5. menghukum setiap orang yang melakukan bentuk-bentuk diskriminasi terhadap LGBT