September 17, 2006

Dulah bukan orang Miskin

Sebutlah Dulah meski bukan nama aslinya, memiliki satu istri dan dua anak yang usianya masih kecil. Lengkap rasanya bentuk kebahagiaan yang dimiliki oleh Dulah. Bekerja sebagai office boy pada suatu perusahaan swasta di Kota Makassar. Ibukota propinsi Sulawesi Selatan mulai berkembang pesat. Bangunan pertokoan mulai bermunculan di pinggir jalan-jalan.

Hidupnya dilalui dengan rutinitas yang konstan. Pagi saat matahari baru menampakkan cahaya, Dulah sudah bekutat dengan pakaian kotor yang dicucinya. Sementara sang istri sibuk menanak nasi dan membersihkan rumah. Dua anak karunia Tuhan tampak masih terlelap manis di kasur. Pukul 7 pagi harus sudah ada di kantor, membersihkan setiap ruangan agar tampak tetap nyaman. (more…)